Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Sunday, January 6, 2019

Viral, Bocah Kembar Berusia 6 Tahun Menikah Demi Menangkal Nasib Sial



Liputanpelangi - Bangkok - Pernikahan biasanya dilangsungkan bagi pasangan yang sudah berumur dewasa. Tapi, orangtua di Thailand ini menikahkan anaknya meskipun baru berumur enam tahun demi menangkal sial. Pernikahan mereka pun jadi viral dan mencuri atensi.

Sepasang bocah kembar berusia enam tahun melangsungkan pernikahan karena orangtua mereka percaya bahwa mereka adalah sepasang kekasih di kehidupan lampau. Bocah laki-laki bernama Guitar dan saudara perempuannya, Kiwi, lahir pada September 2012, dan orang tua mereka segera mengetahui bahwa Guitar dan Kiwi harus dinikahkan.

Pada kepercayaan adat istiadat setempat, kembar laki-laki dan perempuan memiliki 'karma' dari hubungan di kehidupan sebelumnya dan telah dilahirkan untuk kembali bersama, karena ada sesuatu yang belum diselesaikan. Seperti dilansir Daily Mail, jika mereka tidak secepat mungkin untuk dinikahkan, mereka akan mengalami nasib buruk di masa depan.
Ayah si kembar, Amornsan Sunthorn Malirat, dan ibu, Phacharaporn telah mengatur upacara pernikahan mewah di Samut Prakan, Bangkok, Thailand, pada Senin (24/12/2018). Puluhan tamu termasuk teman-teman keluarga, kerabat, dan tetangga pun menghadiri upacara pernikahan bocah tersebut.

"Alasan pernikahan ini adalah karena kami percaya bahwa kedua anak itu dulu adalah pasangan dalam kehidupan sebelumnya. Ini adalah kepercayaan yang kami warisi dari orang kuno. Kita harus mengatur pernikahan untuk si kembar sebagai solusi dari masalah yang mereka miliki sebelum mereka terlahir kembali. Jika mereka menikah, mereka akan hidup sehat dan sukses dan tidak sakit," ungkap Amornsan.
Upacara pernikahan Guitar dan Kiwi itu menampilkan prosesi dimana pengantin pria harus melewati sembilan 'gerbang' sebelum dirinya bisa bertemu dengan pengantin wanita. Bocah itu kemudian harus membayar mahar 200 ribu baht atau Rp 89 juta dan senilai emas. Pasangan kecil ini kemudian berpose bersama untuk foto pernikahan.

Meskipun Guitar dan Kiwi 'menikah' menurut adat istiadat setempat, upacara tersebut tidak mengikat secara hukum dan masing-masing dari mereka masih bisa mencari pasangan sendiri ketika mereka dewasa. "Mereka akan menjadi teman terbaik selama sisa hidup mereka. Mereka akan dapat menemukan suami atau istri sendiri ketika mereka lebih tua. Tetapi upacara pernikahan ini akan selalu penting bagi mereka," jelas Phacharaporn.
Liputanpelangi.com

No comments:

Post a Comment

Pages